Aku dan Kimia
Pengalaman ketika mengenal kimia pertama kali yaitu ketika menempuh pendidikan jenjang SMA sekitar pertengahan tahun 1994, ya dikelas 1 SMA ( sekarang menyebut nya kelas X ). Jujur saya tertarik apa itu " Kimia " apa saja yang dipelajari dan apakah itu hal yang sangat menakutkan bagiku?
Tibalah saat hari yang dinantikan pelajaran kimia.. dag dig dug khawatir saya tidak bisa mengikuti pelajaran tersebut (Kimia). Oh ternyata tidak seseram yang saya bayangkan dan ternyata secara langsung tidak kita ketahui kita berinteraksi dengan kimia dalam kehidupan..
Ternyata setelah beberapa bulan banyak hal yang aku pelajari mulai dari awal apa itu kimia, materi yang sangat menarik bagiku apalagi ada praktikum nya yang berhubungan dengan lingkungan sekitar kita. Lambat laun aku pun mulai menyukai mata pelajaran yang satu ini. Sesulit apapun materi nya tidak malu untuk bertanya langsung kepada guru ataupun teman yang bisa, karena aku mempunyai prinsip " tidak ada ilmu yang tidak bisa dipelajari, intinya banyak membaca dan berlatih"
Hingga saat nya menamatkan Pendidikan Jenjang SMA, ku labuhkan pilihan ku untuk memperdalam Ilmu Kimia di Universitas ( Harapan dan Doa mendapatkan Universitas Negeri). Zaman itu saya memilih jurusan kimia murni di suatu Universitas negeri .. Manusia hanya bisa berencana tetapi Allah SWT yang menentukan ternyata itu bukan lah hasil yang memuaskan. Setelah itu, Ibu mengajak ku berbicara dari hati ke hati supaya tidak mematahkan semangatku karena gagal memilih jurusan kimia murni, Beliau memotivasi ku jangan sedih terlalu lama, karena Ibu hanya menginginkan ku menjadi seorang guru, pada saat itu aku bertanya kepada Ibu, apakah aku bisa menjadi seorang guru? Ibu menjawab : bisa karena pasti diajarkan metode dan cara mengajar di kelas. Ibu ku seorang Ibu Rumah Tangga yang luar biasa, begitu menyemangati anak-anak nya. Permintaan Ibu aku turuti tapi aku hanya ingin menjadi Guru Kimia saja. Tenyata Allah SWT mengabulkan Doa ku dan Orangtua. Aku diterima menjadi mahasiswa suatu perguruan tinggi negeri dengan program studi Pendidikan Kimia. Karena Cinta Kimia, tentu nya halangan dalam kuliah terutama menyelesaikan perkuliahan hingga menjadi Sarjana Pendidikan bukan lah suatu hambatan. dan hingga akhir nya menjadi seorang Guru Kimia dan semoga Ilmu yang saya dapatkan dapat bermanfaat bagi orang lain.. Itu lah sepenggal kisah ku dengan Kimia
Tidak ada kesuksesan tanpa bimbingan dan ridhonya ortu.
BalasHapusJadi terharu.....